Kontruksi Kemudi Kapal


Bagi kalian yang berminat pada dunia pelayaran maka harus belajara dengan sungguh-sungguh karena banyak sekali hal yang harus kalian pelajari sebelum akhirnya dapat diterjunkan langsung ke lapangan. Jika ingin belajar, jangan pernah tanggung-tanggung atau setengah-setengah apalagi jika kalian memiliki cita-cita untuk menjadi awak kapal pada sebuah kapal komersil atau kapal pesiar yang notabene mengangkut berates-ratus bahkan beribu-ribu orang yang berarti bahwa akan ada banyak nyawa yang bergantung pada system kerja kalian. Dan dari berbagai macam ilmu yang akan kalian pelajari, ilmu tentang kontruksi kemudi kapal menjadi bagian yang sangat signifikan untuk dipelajari secara sungguh-sungguh.

Sistem Kemudi Kapal

Setiap awak kapal, apapun itu jabatan mereka, paling tidak harus memiliki ilmu yang cukup mengenai kelautan dan pelayaran tidak terkecuali mengenai bagian kemudi kapal laut, apalagi bagi kalian yang bercita-cita ingin berada di belakang kemudi. Kemudi kapal sendiri adalah sebuah alat yang akan biasa kalian temukan pada sebuah kapal yang digerakkan dengan tenaga mesin. Alat ini digunakan untuk mengubah dan menentukan arah gerak dari sebuah kapal (lurus atau belok).

Kalian pasti sudah tahu kan gambaran umum mengenai kemudi kapal ini. Kemudi kapal atau yang sering disebut oleh orang awam sebagai baling-baling kapal ini ditempatkan di ujung belakang lambung kapal. Dan kapal-kapal besar biasanya menggunakan sistem kemudi hidrolik. Sistem kerja kemudi hidrolik sendiri cukup sederhana. Yaitu dengan mengubah arah arus cairan yang kemudian mengakibatkan perubahan gerak kapal.

Tentang Kemudi Hidrolik

Skema kemudi hidrolik seperti yang telah dijelaskan sebelumnya adalah menyerupai bentuk baling-baling yang bisa diputar searah jarum jam dan juga berlawanan arah jarum jam. Semuanya tergantung arah yang ingin dituju oleh kapal tersebut. Sistem kemudi kapal dan cara kerjanya memang susah-susah gampang untuk dipelajari. Ilmunya akan lebih rumit lagi jika kalian ingin mendalami bidang permesinan. Namun jika kalian lebih berminat untuk bekerja di belakang kemudi maka ilmu-ilmu seperti konstruksi kemudi kapal bisa dipelajari bagian permukaannya saja.

Author: Reistha Ditha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *