Alasan Kapal Mengapung Di Air


Pernahkah Anda bertanya mengapa kapal laut tidak tenggelam padahal terbuat dari baja? Sebagai informasi, massa baja jauh lebih besar daripada massa air. Baja memiliki massa sebesar 7750 kg/m3 sedangkan air hanya memiliki massa 1000kg/m3. Secara logika, dengan massa yang tujuh kali lebih besar dari air, seharusnya baja tenggelam. Di sinilah pembuktian hukum Archimedes. Pada hukum Archimedes, benda yang terendam pada cairan akan mendapatkan gaya apung yang sama besar dengan berat yang dipisahkan benda tersebut.

Terapung, melayang dan tenggelam

Benda bisa tenggelam, melayang bahkan terapung pada cairan karena perbandingan massa jenis benda dengan massa jenis cairan. Apabila massa jenis benda lebih kecil daripada cairan, maka benda akan terapung. Apabila massa jenis benda sama besar dengan massa jenis cairan, maka benda akan melayang. Sedangkan jika massa jenis benda lebih besar dari cairan, makan benda akan tenggelam. Massa jenis adalah perbandingan antara massa dengan volume pada suatu benda. Semakin kecil massa benda digabungkan dengan makin besar volume yang dimiliki benda tersebut, maka akan semakin kecil pula massa jenis yang dimiliki. Hal ini berlaku pada semua benda yang ada di bumi.

Pembuktian pada kapal

Penyebab kapal laut mengapung berhubungan erat dengan pembahasan di atas. Kapal laut memang terbuat dari baja dan memiliki bobot yang berat, namun kapal laut berbentuk cekung dan terdapat banyak ruangan yang cukup luas. Selain itu, ada juga rongga berisi udara. Semua hal ini membuat kapal laut juga memiliki volume yang besar. Oleh karena itu, massa jenis kapal laut menjadi lebih kecil dari massa jenis pada air. Alih-alih tenggelam, kapal laut justru bisa mengapung di atas air. Sekarang coba Anda bayangkan kapal laut yang tidak memiliki ruangan dan rongga udara. Kapal tersebut tidak memiliki volume yang cukup sehingga kapal menjadi tenggelam. Sebagai contoh, coba letakan sebuah mangkok kosong pada sebuah emeber air. Ibaratkan mangkok adalah kapal dan ember air tersebut lautnya. Mangkok akan terapung dalam air. Apabila Anda tekan mangkok ke air, maka air juga akan memberikan dorongan ke atas sehingga mangkok tetap mengapung. Namun apabila tekanan yang diberikan terlalu besar, maka mangkok akan tenggelam.

Author: Nining Qu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *