Memulai Karir Dari Akademi Angkatan Laut

Ada banyak pilihan untuk berbakti bagi negara. Secara langsung, bergabung sebagai taruna angkatan laut adalah salah satu pilihannya. Angkatan laut modern jelas membutuhkan bakat-bakat berbeda untuk posisi yang berbeda. Karena itu siapapun sebenarnya bisa bergabung dan dididik sesuai bakat yang dimiliki. Karena itu bukan hal yang aneh jika kemudian ada beberapa korps yang memiliki fungsi dan kerja yang berbeda. Perbedaan-perbedaan ini sebenarnya menunjukkan bahwa angkatan laut adalah kesatuan kerja, dimana setiap orang punya peran penting dalam sebuah penugasan bersama.

Metode Dalam Pendidikan AAL

Di Akademi angkatan laut, diterapakan metode belajar among asuh. Metode ini didasarkan pada prinsip ing ngarso sung tulodho (yang di depan memberi contoh), ing madyo mangun karso ( yang di tengah mendukung), tut wuri handayani( yang di belakang mengikuti). Selain itu, sistem SKS juga diterapkan. Pendidikan AAL telah menetapkan dalam satu semester, terdapat 16 minggu kuliah termasuk 2 minggu untuk kegiatan penilaian. Satuan SKS ini digunakan sebagai ukuran beban studi yang harus diselesaikan oleh kadet. Tiap-tiap mata kuliah memiliki nilai kredit yang berbeda. Untuk masing-masing mata kuliah, nilainya didasarkan pada keberhasilan menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan, kerja lapangan , praktikum dan tugas lainnya. Bobot SKS yang diterapkan pada setiap mata kuliah didasarkan pada luas ruang lingkup mata kuliah. Semakain banyak materi dan waktu yang dibutuhkan untuk menguasainya, maka bobot SKSnya semakin besar.

Kualifikasi Lulusan AAL

Sudah banyak jumlah taruna AAL yang secara langsung mendarmabaktikan kemampuannya secara langsung untuk negara. Lulusan AAL dijamin memiliki kualifikasi umum sebagai Perwira Pejuang Sapta marga dengan kemampuan teknik dasar profesi ketentaraan pada matra laut dan pengetahuan pertahanan negara.

Secara khusus, ada 5 korps dengan kualifikasi khusus yang bisa dimiliki oleh para lulusan. Pertama, Korps Pelaut. Pada korps ini, kemampuan di bidang pelayaran datar dan astronomi bersifat mutlak. Kedua, Korps teknik. Korps ini berperan pada divisi mesin, perbaikan dan penyelamatan kapal. Ketiga, Korps elektronika. Untuk setiap hal yang berhubungan dengan elektronika umum dan persenjataan, korps ini adalah kuncinya. Keempat, Korps Suplai. Korps ini memiliki peran penting dalam prosedur perbekalan di darat dan di kapal. Kelima, Korps marinir. Korps ini menjadi kekuatan tempur langsung Angkatan Laut.

Author: pelautindonesiaofficial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *